XML

XML atau eXtensible Markup Language adalah bahasa mark up yang disarankan oleh W3C untuk keperluan pertukaran data. XML sangat ringan dan efektif digunakan karena bahasa ini bisa di jalankan melalui web, oleh karena itu bahasa ini bisa dioperkan ke aplikasi manapun yang membutuhkan data dari aplikasi lain. sebagai contoh.

Ada sebuah kantor "PT Ace Mobil" dan sebuah hotel "Aishiteru Hotel". Hotel ini memberikan layanan rental mobil kepada para tamu yang menginap. Tetapi hotel ini tidak memiliki mobil melainkan menyewa dari perusahaan mobil tersebut. Hotel dan perusahaan mobil tersebut sama-sama memiliki perangkat lunak aplikasi untuk memanajemen kegiatan masing-masing. Ketika si tamu ingin memesan rental mobil dan bertanya tipe-tipe mobil apa saja yang ada. Tetapi karena perangkat lunak hotel tersebut tidak terhubung ke basis data perusahaan mobil tersebut, bukan berarti si hotel tidak bisa mendapatkan data-data tentang jenis-jenis mobil yang ada pada perusahaan mobil tersebut. Agar hal tersebut bisa dilakukan, si perusahaan mobil membuat sebuah dokumen XML yang berisi tentang data-data mobil. Beginilah dokumen tersebut (simplified)

<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
<DATAMOBIL>
  <MOBIL>
    <MEREK>Avanza</MEREK>
    <PRODUSEN>Toyota</PRODUSEN>
    <HARGASEWA>Rp. 500.000</HARGASEWA>
    <SATUANSEWA>hari</SATUANSEWA>
  </MOBIL>

  <MOBIL>
    <MEREK>Kijang Innove</MEREK>
    <PRODUSEN>Toyota</PRODUSEN>
    <HARGASEWA>Rp. 700.000</HARGASEWA>
    <SATUANSEWA>hari</SATUANSEWA>
  </MOBIL>

  <MOBIL>
    <MEREK>Free</MEREK>
    <PRODUSEN>Honda</PRODUSEN>
    <HARGASEWA>Rp. 500.000</HARGASEWA>
    <SATUANSEWA>hari</SATUANSEWA>
  </MOBIL>


</DATAMOBIL>

Dokumen XML tersebut lah yang diakses oleh perangkat lunak hotel melalui internet sehingga mendapatkan data-data semua mobil. Jadi dengan XML, pertukaran data antar aplikasi bisa dilakukan meski tidak saling terhubung ke basis data.
Dokumen XML memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. memiliki header xml (<?xml version="1.0" ?>)
  2. memiliki element root
  3. syntax case sensitive
  4. setiap tag harus memiliki tag penutup
  5. dan bagi tag stand alone harus situtup dengan karakter backslash di akhirnya
contoh penggunaan XML yang paling terkenal saat ini adalah Web Service. Beberapa web service yang terkenal adalah WSDL, SOAP, RDF, RSS.